Bisnis butik adalah bisnis yang menjanjikan. Selama manusia masih membutuhkan pakaian, maka selama itu pula bisnis ini akan diburu. Bisnis butik dapat dilakukan di mana saja, mulai dari rumah, toko hingga gerai pasar induk. Yang terpenting dalam bisnis ini adalah kapasitas tempat dan interior di dalamnya. Pengaturan dan pemilihan interior butik yang baik, akan menentukan kemajuan usaha butik itu sendiri.

Tips Mendesain Interior Butik

Bagi Anda yang tidak memiliki ruangan yang cukup luas, tidak perlu khawatir. Anda dapat mengelola raungan butik seminimalis mungkin. Berikut panduannya.

  1. Desain cat dinding

Cat pada dinding sangat menentukan keindahan ruangan butik. Sebaiknya, gunakan cat beraneka warna dan bewarna cerah. Warna cat terang dapat memberikan kesan megah dan meriah pada ruangan. Selain cat, anda juga dapat menggunakan variasi kertas dinding yang memiliki banyak pola seperti pola ukiran, gambar, lukisan dan sebagainya.

  1. Penyusunan barang

Penyusunan barang sangat menentukan visualisasi ruangan. Bila anda memiliki ruangan yang kecil, sebaiknya membuat susunan vertikal untuk barang-barang. Pola ini dapat memberikan kesan tinggi pada ruangan. Selain menyusun barang di kotak-kotak secara vertikal, anda juga harus menggantungkan barang-barang secara vertikal mulai dari atap hingga lantai. Hal ini akan membantu tampilan yang lebih rapi untuk barang-barang anda.

interior butik

  1. Tunjukkan kesan rapi

Kesan rapi sangat menentukan selera pembeli. Barang yang terkesan acak akan dikira barang kiloan atau sedang diobral. Barang yang terpola rapi secara tidak langsung akan meningkatkan harga jualnya. Kesan mewah yang dimunculkan oleh kerapian dapat mempengaruhi minat belanja seseorang.

  1. Kebersihan

Nah, ini jangan sampai terlupakan. Jangan sampai dinding lemari pajangan anda berdebu kumal apalagi jamuran. Kebersihan lantai juga penting diperhatikan. Lantai yang bersih akan mempengaruhi suasana berbelanja.

  1. Pencahayaan

Pencahayaan akan menentukan emosionalitas seseorang. Ruangan yang terlihat sangat ngejreng dan sangat terang boleh jadi akan mengurangi semangat berbelanja. Lakukan pengaturan pola cahaya lampu yang seimbang, sesuai dengan warna dinding dan tampilan rak. Anda dapat mengkombinasikan lampu sconce dan lampu gambar pada beberapa bagian ruangan.

  1. Pengaturan pembatas ruangan

Pembatas raungan penting untuk membagi fungsi ruangan seefisien mungkin. Untuk pembatas ruangan, Anda dapat menggunakan lemari atau rak dengan kotak bertingkat. Selain itu, susunan meja yang berisi gerai produk juga bisa menjadi pembatas ruangan.

  1. Tema

Setelah memenuhi 6 unsur di atas, maka anda harus punya tema untuk ruangan butik anda. Tema akan menentukan persepsi pembeli. Bila butik anda menjual pakaian olahraga maka temanya pun harus sporty. Bila anda menjual pakaian untuk traveling, maka tema ruangan anda harus lah bernuansa alam, petualangan dan bernuansa wisata.

Less Is More

Less is more adalah konsep yang paling penting untuk ruangan minimalis. Agar para pengunjung tertarik ke koleksi butik anda, maka pastikan ruangan anda memiliki dekorasi hiasan sederhana namun eyecatching. Anda dapat menaruh pot-pot kecil dan bunga-bunga dari plastik di beberapa bagian ruangan.

Untuk mensiasati tampilan ruangan yang minimalis, maka anda harus membuat sebuah monumen yang disebut ‘vocal point’. Vocal point merupakan bagian yang paling menonjol pada interior butik. Interior yang digunakan seperti manekin  yang kemudian disorot lampu di tengah ruangan, atau menggunakan material unik yang jarang dipakai di butik lainnya seperti troli hotel untuk menggantung baju. Interior ini akan diingat terus oleh pengunjung sebagai ciri khas butik anda.

interior butik

Oke itu tadi sedikit tips dari kami interiordesignbali.com sebagai jasa desain interior di Bali, semoga tips desain interior butik ini bermanfaat untuk Anda.