Ada yang ingin menelisik profesi dokter gigi lebih jauh lagi? Atau barangkali ada yang ingin melihat desain praktek dokter gigi yang terkenal dokternya ganteng-ganteng dan cantik-cantik itu? Di postingan kali ini tersedia jawabannnya. Ya, kali ini kita akan membahas desain praktek dokter gigi.

Perkembangan Profesi Dokter Gigi

Dokter gigi adalah dokter yang paling dihindari oleh banyak pasien gigi. Orang tidak akan menemui dokter yang satu ini bila tidak sedang bermasalah dengan giginya. Itupun akan dilakukan jika telah benar-benar terpaksa. Terlebih bagi anak kecil, melihat dokter gigi sama menakutkannya dengan melihat hantu. Ya, begitulah dunia dokter gigi, ditakuti sekaligus dicari.

Dalam era modern, dokter gigi merupakan profesi yang terus berkembang. Artinya, tugas dokter gigi tidak sekadar mencabut gigi atau menambal geraham yang bolong. Lebih jauh, saat ini dokter gigi sudah memiliki tambahan pekerjaan lain yang juga mulai digandrungi seperti menghilangkan karang gigi, memutihkan gigi, menyusun estetika gigi, memasang dan mengontrol kawat gigi dan sebagainya. Untuk kasus  pemutihan gigi misalnya, tidak sedikit orang yang ingin giginya putih meskipun harus membayar mahal. Begitu juga misalnya bagi yang ingin dibuatkan gigi kelinci, maka harga berapapun akan dipenuhi.

Arti Ruang Praktek Dokter Gigi

Dengan perkembangan profesi dokter gigi seperti itu, keberadaan ruang praktek yang mumpuni dan mengakomodir pekerjaan menjadi sangat penting. Pekerjaan dokter gigi berlangsung hingga 45 jam seminggu. Bobot pekerjaan dengan durasi selama itu, masih akan ditambah bila mereka manambah praktek di klinik tertentu atau diminta melayani pasien oleh pihak rumah sakit tertentu.

Berdasarkan Permenkes 028/Menkes/Per/I/2011, saat ini setiap dokter gigi yang ingin membuka praktek, tidak lagi diperbolehkan menggunakan nama ‘balai pengobatan’, melainkan menggantinya dengan istilah ‘klinik’. Klinik dokter gigi dibagi menjadi dua, yakni klinik pratama dan klinik utama. Klinik pratama ditujukan untuk melayani pelayanan medik dasar dan klinik utama melayani pelayanan medik spesialistik.

Menurut peraturan tersebut, sebuah interior desain praktek dokter gigi harus didesain sesuai dengan beberapa ketentuan berikut.

  1. Memiliki bangunan permanen dan tidak tergabung dengan tempat tinggal
  2. Memiliki ruang tunggu
  3. Memiliki ruang administrasi
  4. Memiliki ruang tindakan
  5. Memiliki ruang farmasi
  6. Memiliki toilet

Paling tidak keenam bagian tersebut harus ada dalam desain ruangan praktek dokter gigi. Guna mengakomodir keenam persyaratan ruang praktek dokter gigi tersebut, terdapat beberapa hal yang harus dipertimbangkan dalam tata letak ruangan dokter gigi, yakni: (1) tipe fitur, (2)pencahayaan, (3) gambar-gambar dinding, serta warna dinding dan warna langit-langit ruangan.

Beberapa dokter gigi menyiasati keenam persyaratan di atas dengan menyusun tata letak ruang prakteknya sedemikian rupa. Desain ruang praktek dokter gigi yang baik, setidaknya memiliki tiga kelompok ruangan sebagai berikut.

  1. Ruang Resepsionis

Ruang ini adalah ruang yang pertama kali ditemui para pasien. Di ruangan ini segala kelengkapan administrasi akan disediakan. Barang-barang yang dibutuhkan di ruangan ini adalah meja, komputer, alat tulis, filling cabinets, dan telefon.

  1. Ruang Tunggu

Ruang tunggu berguna untuk tempat istirahat atau jeda bagi pasien. Beberapa furnitur yang harus tersedia di ruang ini adalah koran/majalah, TV, kursi panjang dan kursi cadangan. Ruangan tunggu membutuhkan sentuhan seni dan kreasi pada dindingnya.

  1. Ruang Periksa

Ruangan ini sebaiknya tidak terlalu pengap dan banyak ornamen. Beberapa kotak obat sebaiknya diletakkan pada ruangan ini. Hal lain yang harus diperhatikan adalah pencahayaan. Pencahayaan yang baik adalah yang memiliki intensitas rendah. Ruangan periksa sebaiknya dilengkapi pengukur tinggi badan, peralatan medis, timbangan, tempat tidur, tirai dan kasur angkat.

Itulah beberapa informasi terkait desain praktek dokter gigi kali ini. Bagi Anda yang berprofesi sebagai dokter gigi, dapat menjadikan artikel ini sebagai rujukan dalam mengatur ruangan untuk praktek. Semoga para pasien yang datang ke tempat praktek anda merasa nyaman dan bahagia.

Berikut kami rangkum beberapa desain praktek dokter gigi dengan interior yang menarik

desain praktek dokter gigi

desain praktek dokter gigi

desain praktek dokter gigi

desain praktek dokter gigi

desain praktek dokter gigi

desain praktek dokter gigi

desain praktek dokter gigi

desain praktek dokter gigi desain praktek dokter gigi

desain praktek dokter gigi

desain praktek dokter gigi

desain praktek dokter gigi